...About This Life...

27 November 2008
Denganmu...

Dekat denganmu hanya ada rasa nyaman

Ada ketenangan yang ku tak tahu dari mana asalnya

Walau saat itu cemas, resah dan gelisah sedang melanda

Tapi denganmu semua seakan sirna…

Aku tak tahu apa kau tahu yang sedang aku rasakan padamu

Debar jantungku, getar hatiku…

Tapi aku ingin…selama rasa ini masih bersemayam di dalam hatiku

Biarkan aku dekat denganmu karena kau mampu sejukkan hatiku.

(Terima kasih untuk ‘Z’ yang membuat hari-hariku tak pernah sepi…)

Label:

posted by ANGGUN PUSPITA @ 11/27/2008 11:09:00 PM   3 comments
23 November 2008
Practice Makes Perfect

Menulis di blog ini adalah kegiatan baru saya. Sebenarnya sudah sejak lama saya ingin mempunyai sebuah blog, namun baru terwujud sekitar Bulan Agustus lalu itupun karena bantuan seorang kakak yang baik hati kepada saya. Saya menulis di blog ini pun bisa dibilang tidak begitu aktif, karena jujur saya bukan seorang blogaholic yang harus setiap hari posting tulisan atau sekedar melihat dan memantau blog. Itu juga karena saya kadang tidak sempat atau malah sedang tidak mood sebab saya orang yang moody.

Menulis bagi saya adalah kesenangan. Namun, selama ini saya menulis hanya sekedar menulis saja. Menuangkan apa yang sedang ada dipikiran saya, apa yang sedang menarik bagi saya, mengungkapkan apa yang sedang saya rasakan, dan apa yang saya tulis itu saya tidak tahu apakah sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang benar. Pokoknya masih asal menulis.

Saya hanya penulis amatir yang sedang belajar menulis dengan benar. Saya hanya penulis bagi buku harian saya. Saya tidak tahu apakah saya punya kemampuan untuk menulis atau menjadi penulis. Bagi saya menulis itu menyenangkan. Bisa menyampaikan maksud dan informasi kepada siapa saja atau hanya untuk diri sendiri.

Salah satu karya tulisan saya yang membuat saya bangga adalah Skripsi saya. Dari hasil karya tulis tersebut, saya merasa dihargai. Saya dipuji oleh banyak pihak, seperti dosen-dosen, teman-teman, bahkan pihak-pihak dimana saya melakukan penelitian tersebut. Nilai A saya dapat dari karya tulis tersebut. Kadang saya berpikir, “Apakah saya mempunyai bakat dan kemampuan di bidang ini?”

Ah…saya tidak tahu, saya hanya ingin menulis…menulis…dan menulis sesuai dengan hati saya. Menghasilkan sebuah karya dan terus berkarya!!!

Label:

posted by ANGGUN PUSPITA @ 11/23/2008 03:29:00 PM   1 comments
-TURN BACK TIME-

Nostalgia…saat ini saya sedang ingin bernostalgia. Kembali ke masa lalu, masa indah beberapa tahun lalu. Sekitar tahun 1997 sampai tahun 1999, saat saya masih duduk di bangku SMP. Indah, menyenangkan, dan penuh suka cita, seperti itu yang saya rasakan pada waktu saat itu.

Berangkat sekolah diantar Papa dan turun di depan gang sekolah lalu jalan bersama teman-teman menuju sekolah.

Menyapa Pak Wandi, penjaga sekolah yang selalu menjaga gerbang sekolahan. Lalu ke kelas berjumpa dengan teman-teman untuk membuat atau menyalin pekerjaan rumah teman yang sudah mengerjakan (kegiatan rutin untuk datang lebih pagi sebelum pelajaran dimulai, hehehe).

Bercanda dan ngobrol dengan teman sebangku saat pelajaran yang gurunya membosankan. Minta ijin ke belakang padahal nggak ngapa-ngapain disana lalu kembali lagi ke kelas.

Kumpul dengan teman-teman, membicarakan sesuatu atau sekedar ngerumpi dan ngobrol di jam istirahat sambil menikmati siomay dan es sirup di Kantin Biru. Atau menunggu gebetan lewat di depan kelas.

Pulang sekolah mengejar Bus Umbul Mulyo dan membayar ongkos hanya dengan 100 perak.

Membaca komik-komik jepang, Novel LUPUS, Majalah GADIS dan ANEKA YESS!.

Persami Pramuka di Gedong Songo saat kenaikan kelas dua.

Mendengarkan lagu-lagu milik PADI, SHEILA ON 7, WONG, DEWA19, POTRET, MICHAEL LEARNS TO ROCK, Backstreet Boy, Boy Zone, Savage Garden, AQUA dan lain-lain.

Nonton konser musik Band Sheila On 7 yang lagi naik daun pada waktu itu di Plasa Simpang Lima.

Saya yang waktu itu belum tahu apa-apa, masih polos, culun dan lugu, masih belum tahu arti cinta sebenarnya, kadang tersenyum sendiri jika mengingat masa itu.

Jika mengenang itu, ingin rasanya bertemu kembali dengan guru-guru, teman-teman, Novi, Indri, Arum, Mona, Jihan, Renny, Ria, Puspa, Aldi, Adriyan, Rizki, Andreas, Agus, Anjar dan yang lainnya. Untuk reuni atau kumpul-kumpul bareng.

Masa itu memang indah, bahkan sangat indah. Masa yang tidak mungkin terlupakan begitu saja walaupun waktu terus berjalan. Pengalaman manis pahit pernah aku rasakan di masa itu.

Hmmm…sayang waktu tidak dapat diputar kembali, jarum jam pun tidak akan berputar berlawanan arah. Saya hanya bisa mengenangnya di dalam benak dan hati saya.

Saya benar-benar merindukan masa indah itu saat ini…Saya kangen pada kalian semua.

Label:

posted by ANGGUN PUSPITA @ 11/23/2008 03:10:00 PM   0 comments
17 November 2008
TODAY MY LUCKY DAY...!!! (Part 2)









Hatiku Berkata…

Setiap aku bersamamu…

Tak ada rasa ragu

Setiap waktu bersamamu…

Kau mampu hilangkan rasa cemasku

Setiap hari bersamamu…

Semakin ku merasa nyaman didekatmu

Setiap jam bersamamu…

Kau mampu buatku bahagia

Setiap menit bersamamu…

Ku selalu ingin dekat denganmu

Setiap detik bersamamu…

Aku sangat menyadari bahwa kau ada untukku

Hanya untukmu…

Semoga selalu ada waktu untuk berbagi dan bersama denganmu di dalam hidupku


(Untuk ‘Z’, Thanks for Beautiful Today…)

Label:

posted by ANGGUN PUSPITA @ 11/17/2008 11:23:00 PM   3 comments
16 November 2008
KETIKA HUJAN TURUN MALAM INI





Ketika hujan turun malam ini…

Aku tak ingin memikirkanmu lagi

Aku harus melepaskanmu

Aku harus merelakanmu, untuk pergi…

Bukan untuk pergi dalam hidupku, tapi pergi dari hatiku…


Ketika hujan turun malam ini…

Aku tlah bawa cinta dan lukaku bersemayam di hatiku

Tapi kini hati dan pikiranku telah lelah

Aku ingin terlelap…

Sambil mendengarkan rintik hujan yang syahdu di luar sana

Walaupun dinginnya malam sangat menusuk hingga ke tulang

Aku mencoba tuk singkirkan aroma nafas tubuhmu yang mengalir mengisi laju darahku


Ketika hujan turun malam ini…

Aku berharap semoga esok pagi mentari tetap bersinar hangat

Membawa kebahagiaan hidupku yang menunggu di depan sana.

Label:

posted by ANGGUN PUSPITA @ 11/16/2008 01:12:00 AM   1 comments
13 November 2008
Shoulder To Cry On

Life is full of lots of up and downs,
And the distance feels further
when you're headed for the ground,
And there is nothing more
painful than to let you're
feelings take
you down

It's so hard to know the way you feel inside,
When there's many thoughts and
feelings that you hide,
But you might feel better if
you let me walk with you
by your side,

And when you need a shoulder to cry on,
When you need a friend to rely on,
When the whole world is gone,
You won't be alone, cause I'll be there,
I'll be your shoulder to cry on,
I'll be there,
I'll be a friend to rely on,
When the whole world is gone,
you won't be alone, cause I'll be there.

All of the times when everything is wrong
And you're feeling like
There's no use going on
You can't give it up
I hope you work it out and carry on
Side by side,
With you till the end
I'll always be the one to firmly hold your hand
no matter what is said or done
our love will always continue on

Everyone needs a shoulder to cry on
everyone needs a friend to rely on
When the whole world is gone
you won't be alone cause I'll be there
I'll be your shoulder to cry on
I'll be there
I'll be the one you rely on
when the whole world's gone
you won't be alone
cause I'll be there!
And when the whole world is gone
You'll always have my shoulder to cry on...


Song by Tommy Page

P.S : Kita tidak bisa hidup sendiri di dunia ini....

Label:

posted by ANGGUN PUSPITA @ 11/13/2008 11:29:00 PM   2 comments
TODAY MY LUCKY DAY...!!! (Part 1)

Sepertinya ramalan bintang yang Tasya baca di majalah semalam memang benar. Ramalan itu bilang,

Keberuntungan : Biarkan kreatifitasmu bekerja, terbukalah pada hal-hal dan pengalaman baru yang bakal kamu temui saat ini.

Hari baik : Kamis

Warna : Putih

Awalnya Tasya memang tidak peduli dengan ramalan itu, tapi hari ini ramalan itu memang terbukti benarnya.

***

Setiap pagi Tasya selalu menyambut hari dengan senyum dan berterima kasih pada TUHAN karena masih diberi kesempatan untuk menikmati hari dengan kebahagiaan. Tasya bersiap-siap untuk berangkat ke kampus seperti biasa.

“Ma…Tasya berangkat dulu ya?, Assalamualaikum…”

“Waalaikumsalam,Ya…hati-hati di jalan dan jangan lupa berdoa, Nak!”

Dengan mengendarai sepeda motor di jalan Tasya berdoa dan berkonsentrasi di perjalanannya menuju kampus. Dia tidak membayangkan apa yang akan terjadi dengan hari ini, ia hanya berharap semoga tidak terjadi apa-apa dan baik-baik saja.

Sesampainya di kampus, ternyata kuliah jam pertama kosong karena sang dosen berhalangan hadir dan hanya menitipkan tugas untuk dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Tasya tak tahu harus menyesal atau senang karena tidak ada kuliah. Akhirnya Tasya memutuskan ke kantin kampus untuk sekedar minum es teh atau es jeruk sambil ngobrol dengan teman-temannya atau mengamati tingkah laku anak-anak kuliahan tingkat awal. Sesampainya di kantin ternyata Tasya tidak menemukan teman-temannya disana, mungkin mereka sudah pada ngacir ke Mall atau kemana mumpung tidak ada kuliah. Namun, mata Tasya menangkap sosok yang duduk di pojok kantin sambil membaca buku, dan sosok itu sangat menyadari kedatangan Tasya.

“Tasya…kamu cabut ya dari kuliah, kok pagi-pagi udah di kantin?, hayo aku bilangin lho ke dosenmu…”

Hati Tasya tiba-tiba berdebar hebat, keringat dingin mengucur dan dia tak bisa mengeluarkan kata-kata untuk menjawab pertanyaan dari sosok itu. Tasya benar-benar nervous. Sosok itu adalah Zacky, senior Tasya di kampus. Bisa dibilang Zacky adalah gebetan dan cowok idaman Tasya saat ini. Awalnya perasaan Tasya kepada Zacky biasa saja. Tasya mengenal Zacky sejak masa Ospek, dimana Tasya menjadi mahasiswa baru dan Zacky menjadi senior yang memberikan pengarahan kepada para mahasiswa baru. Zacky kakak senior yang baik dan ramah kepada adik-adik juniornya. Kita sering berdiskusi dengannya tentang masalah apapun, dan tak tahu kenapa tiba-tiba Tasya menaruh perasaan kepada Zacky. Tasya yakin Zacky tidak tahu perasaannya, karena Tasya berusaha menutupinya dengan bersikap biasa saja saat di dekat Zacky. Zacky yang care, baik kepada siapa saja, sopan, santun, pintar,pengertian dan sangat menghargai perempuan. Itu alasan kenapa Tasya bisa jatuh cinta kepada Zacky. Tasya memang baru saja menyadari bahwa Zacky ‘ada’, karena selama ini pikiran Tasya dipenuhi dengan memikirkan hal-hal lain selain Zacky.

“ Eh, Mas Zacky… lha kamu sendiri lagi apa di kantin pagi-pagi?”

“Oh aku memang nggak ada kuliah, mata kuliahku sudah habis dan tinggal ngurus skripsi”, kata Zacky.

“ Berarti hari ini kamu nggak ada agenda nih?”

“Gimana klo kita pergi jalan-jalan?”

“Kemana?”

“Eemm…ke pantai yuk? Melihat samudra yang luas dan mendengar deru ombak, siapa tahu kita dapat inspirasi dan ide-ide baru disana. Udah lama juga kan kita tidak berdiskusi.” Ajak Zacky.

Dalam hati Tasya, “ini adalah pengalaman pertama Tasya pergi dengan Zacky, mo kemana aja sih asal bisa sama Zacky dan bisa mengenalnya lebih dekat nggak masalah”

“Tasya, maaf ya aku boncengin kamu dengan motor buntutku?”

“Ah, nggak apa-apa mas…santai aja kali!”

Dalam perjalanan hingga saat di tepi pantai kami mengobrol banyak sekali, saling bertukar pikiran, berdiskusi tentang banyak hal, baik tentang hidup, pengalaman, dunianya, dan duniaku. Aku nyaman berada didekatnya, bagai merasakan sejuknya embun pagi. Mencoba mengertinya dan memahami karakternya. Menatap wajahnya dari dekatnya, seakan aku tak percaya bahwa dia berada di dekatku dan dekat sekali. Suara burung dan debur ombak menjadi saksi kebersamaan kami. Indah…itu yang bisa kurasakan saat ini. Pengalaman yang memang tak bisa terlupakan dan semoga tidak hanya sampai disini saja.

***

“Tasya…makasih ya mau menemaniku seharian ini”

“Semoga ada kesempatan untuk pergi denganmu lagi”, kata Zacky

“Iya, sama-sama mas…sampai jumpa”

“Hari ini memang hari yang indah, hari keberuntunganku yang tak bisa tergantikan oleh apapun”, ujar Tasya.

Setelah itu dalam perjalanan pulang ke rumah, Tasya jadi ingat akan ramalan bintang itu dan Tasya berpikir memang adakalanya kita perlu percaya dengan hal-hal seperti itu atau mungkin ini memang rencana TUHAN YANG MAHA BAIK kepada Tasya. Tasya tersenyum dalam hati, semoga Zacky memang lelaki baik seperti yang Tasya harapkan dan idam-idamkan.

Label:

posted by ANGGUN PUSPITA @ 11/13/2008 11:13:00 PM   0 comments
12 November 2008
CRY









I'm not the type to get my heart broken

I'm not the type to get upset and cry
'Cos I never leave my heart open
Never hurts me to say goodbye
Relationships don't get deep to me
Never got the whole in love thing
And someone can say they loved me truly
But at the time it didnt mean a thing

My mind is gone
I'm spinning round
And deep inside
My tears ill drown
I'm loosing grip
What's happening?
I stray from love
This is how I feel

This time was different
Felt like I was just a victim
And it cut me like a knife
When you walked out of my life
Now I'm in this condition
And I got all the symptoms
Of a girl with a broken heart
But no matter what
You'll never see me cry

Did it happen when we first kiss?
Cos it's hurting me to let it go
Maybe cos we spent so much time
And I know that is no more
I should have never let you hold me baby
Maybe why im sad to see us apart
I didn't give it to you on purpose
can't figure out how you stole my heart

My mind is gone
I'm spinning round
And deep inside
My tears ill drown
I'm loosing grip
What's happening?
I stray from love
This is how I feel

This time was different
Felt like I was just a victim
And it cut me like a knife
When you walked out of my life
Now I'm in this condition
And I got all the symptoms
Of a girl with a broken heart
But no matter what
You'll never see me cry

How did I get here with you
I'll never know
I never meant to let it get so personal
And after all I tried to do
To stay away from love with you
I'm broken-hearted
I can't let you know
And I won't let it show
You won't see me cry

This time was different
Felt like I was just a victim
And it cut me like a knife
When you walked out of my life
Now I'm in this condition
And I got all the symptoms
Of a girl with a broken heart
But no matter what
You'll never see me cry

This time was different
Felt like I was just a victim
And it cut me like a knife
When you walked out of my life
Now I'm in this condition
And I got all the symptoms
Of a girl with a broken heart
But no matter what
You'll never see me cry

All my life..

Song by Rihanna

Label:

posted by ANGGUN PUSPITA @ 11/12/2008 10:14:00 PM   0 comments
JEJAK HATI HANI

Semoga aku masih bisa melewatkan masa separuh putaran bumi

Jalanku tak panjang mungkin untuk bisa menuai waktu bersama dirimu

(Jalanku Tak Panjang-Ari Lasso)


Setiap kali mendengarkan lagu ini, Hani selalu teringat kenangan beberapa tahun lalu bersama Raditya. Kisah cinta yang dijalin bersama Raditya memang indah, tapi kisah itu hanyalah sebuah kisah cinta terlarang dua anak manusia. Lagu itu bagi Hani sangat membekas dihatinya, selain indah isi syairnya, lagu ini selalu mengalun setiap kali dia pergi bersama Raditya pada waktu itu. Ini lagu kesukaan Raditya, itu yang selalu diingat Hani.

“dengerin deh Han, lagu ini bagus banget…”

“selain liriknya indah, instrumen musiknya juga keren”

“aku suka banget dan nggak bosan memutarnya berkali-kali”, kata Raditya.

Hani tidak berkomentar, tapi dia selalu meresapi isi lagu ini. Bahkan dia pun berusaha mendownload lagu ini untuk didengarnya setiap saat. Bukan hanya untuk didengarnya saja, tapi juga mencoba mengerti Raditya lewat lagu ini.Menjalin hubungan dengan Raditya saat itu memang tidak mungkin bisa dipercaya, karena status Raditya adalah seorang pria beristri. Hani sangat menyadari hal itu. Pernah Hani bilang kepada Raditya bahwa kisah cinta ini terlarang dan tidak mungkin terjadi, tapi Raditya bilang,

“Ah klo aku ga aku lakukan, maka aku ga bisa berkembang Han…”

“kamu beda dengan cewek pada umumnya”

“aku suka kamu, karena kamu mempunyai pribadi yang stabil, smart, dan berwawasan luas”

“kamu punya inner beauty yang belum tentu cewek lain punya, maka dari itu aku jatuh cinta kepadamu”

“aku nggak mungkin mempermainkanmu, karena aku sejak awal tulus menyayangimu”, kata Raditya berusaha meyakinkan Hani.

Hani yang saat itu sedang menata hatinya karena baru putus dengan kekasihnya yang telah meninggalkan luka begitu dalam. Hani yang sedang rapuh dan butuh cinta, kasih sayang, serta perhatian. Akhirnya luluh dengan rayuan Raditya yang telah membiusnya. Walau terkadang hatinya masih bimbang.

***

Sejak mengenal Raditya hari-hari Hani menjadi penuh warna, ia menemukan semangat hidup yang baru. Perhatian dari Raditya membuatnya berbunga-bunga. Selalu ada harapan dan kebahagiaan setiap bertemu dengan Raditya. Namun seiring berjalannya waktu hubungan yang tidak jelas ini menjadi semakin tidak jelas. Hati Hani menjadi tersiksa, tertekan, dan gelisah. Hani jadi ingat ketika waktu itu ia pernah mengungkapkan apa yang ada di dalam hatinya pada Raditya.

“Radit, aku menyayangimu…aku tak bisa menggunakan logikaku bahwa kau milik orang lain, aku benar-benar jatuh cinta padamu”

“Aku sangat simpatik dan kagum padamu, kau pintar, cerdas, dan punya banyak pengalaman yang bisa kau bagi kepadaku”, kata Hani pada Raditya.

“aku tak seperti yang kau kira, kau belum mengenalku…biarlah waktu yang akan menjawab”, jawab Raditya dengan enteng.

Hati Hani sangat kecewa, seperti dijungkirbalikkan 180 derajat dan dihantam godam. Ketulusan cintanya seperti dikhianati. Dalam hatinya bertanya, “Apa Raditya telah berubah pikiran kepadanya?”

“Apa aku tidak seperti yang dibayangkan Raditya?”

“Apa Raditya hanya ingin bermain-main dengan perasaanku dan menjadikan diriku percobaan untuk mencari pengalaman?”

Begitu banyak tanda tanya di dalam hati Hani tentang apa yang ada di dalam pikiran Raditya. Setiap meminta penjelasan kepada Raditya, ia selalu menghindar. Seakan tidak bertanggung jawab dengan reaksi tindakannya itu. Luka di dalam hati Hani kembali menganga. Radit tidak pernah merasakan kegelisahan hati Hani setiap memikirkannya, merindukannya, dan menginginkan Radit disampingnya. Namun, Hani mencoba bersabar.

***

Suatu ketika…

“Radit, aku takut untuk melanjutkan hubungan ini, aku takut KARMA…”

“aku tak bisa membayangkan TUHAN akan memberikan balasan itu kepadaku suatu saat nanti”

“aku tak mau menyakiti orang lain, aku tak tega melihat kesetiaan istrimu dan keceriaan anak-anakmu terkhianati dengan hubungan kita.” Hani berusaha menyampaikan maksudnya kepada Raditya walaupun setengah tidak rela melepas Raditya, karena Hani masih menyimpan rasa sayang kepadanya.

Tapi Raditya malah berkata, “klo begitu kau harus menghindariku, tapi aku tak bisa mengingkari rasa ini setiap kita bertemu dan bertatapan denganmu”

Setengah kaget Hani bertanya dalam hati,”aku…aku…kenapa harus aku yang harus menghindarinya, bukannya dia yang memulai kisah cinta ini?” Begitu tega Radit berkata seperti itu kepadaku. Tapi dalam hati Hani berpikir “Jika tidak sekarang, maka tidak selamanya”. Keputusan Hani sudah mantap untuk mengakhiri kisah cinta ini sesuai keinginan Raditya. Hani memilih untuk mengalah, karena Hani tidak ingin menunggu hingga TUHAN lebih murka kepadanya.

***

Manis pahit kisah cinta terlarang Hani dengan Raditya kini hanya sebuah kenangan beberapa tahun lalu. Hani memilih dan memutuskan untuk mengalah. Merelakan Raditya bahagia bersama keluarga yang dia cintai dan tak mungkin dia lepaskan. Dari pengalaman yang Hani dapatkan, kini Hani lebih tegar menghadapi apapun dan mengambil hikmah dari semua yang telah terjadi. Hani tetap masih memilih untuk sendiri, karena Hani merasa lebih bahagia seperti saat ini. Hani tetap memohon agar TUHAN mengampuni dosa-dosanya di masa lalu dan menjauhkannya dari karma. Hani ingin menjadi perempuan baik-baik yang dihargai oleh semua orang. Hani hanya berharap semoga suatu saat nanti ia akan bertemu dengan seseorang yang bisa membuatnya lebih bahagia dalam hidupnya daripada saat ini.

(Untuk seseorang yang menjadi inspirasiku dan selalu mengajariku tentang kejujuran dalam menulis…Thank you so much for everything!)

Label:

posted by ANGGUN PUSPITA @ 11/12/2008 08:53:00 PM   0 comments
02 November 2008
Berusaha TEGAR!

Pagi tadi aku menerima sebuah SMS dari seseorang yang bunyinya seperti ini :




Wanita cantik melukis kekuatan lewat masalahnya.
Tersenyum saat tertekan, tertawa disaat hati sedang menangis, dan selalu memberkati disaat terhina, mempesona karna mengampuni.
Wanita cantik mengasihi tanpa pamrih, bertambah kuat dalam DOA dan Pengharapan.
SMS ini dikirim khusus untuk wanita cantik kepunyaan ALLAH.
Selamat Berdoa, Good Bless You.


Aku benar-benar tak menyangka mengapa sang pengirim SMS ini sangat tahu apa yang sedang aku rasakan. Saat itu aku sedang duduk di depan televisi bersama Papa dan Adikku. Namun, pikiranku menerawang kemana-mana memikirkan permasalahan yang sedang aku hadapi saat ini. Kepalaku beberapa hari ini sedang dibingungkan untuk menyelesaikan suatu masalah yang aku sendiri tak tahu bagaimana cara menyelesaikannya. Suntuk dan sumpek hati ini! Berusaha melupakan tapi tetap saja tak bisa. Ingin lari dari masalah ini, berarti sama saja aku pengecut.
Ah…sudahlah aku hanya bisa pasrah dan berdoa semoga ini cepat usai.
Tuhan tolong aku…bimbing dan beri petunjuk untuk jalan yang terbaik bagiku. Amin
posted by ANGGUN PUSPITA @ 11/02/2008 11:28:00 PM   0 comments
My Life is My Love, My Happiness, My Pain, My Soul, My Dreams and My Imagine...
The Real Me

It's Me: ANGGUN PUSPITA
Live at: Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
Just to Say: Saya orang yang apa adanya dan ga suka yang neko-neko...saya tidak peduli dengan penilaian atau yang orang pikirkan tentang saya, karena saya hidup tidak dengan penilaian mereka.That's it!!
Let's See My Profile
..QUOTES..

Life is a blank page. Each person holds their pen and writes their own story.

..My Mood..
My Unkymood Punkymood (Unkymoods)
..Anggun's Facebook..
Profil Facebook Anggun Puspita
Story Box
Turn Back Time
Partnership Link
My Favorite
Recent Comments
COMMENT, PLEASE...???

ShoutMix chat widget
My Heart Singing


MusicPlaylist
Music Playlist at MixPod.com

Site Meter
Go To Chat
Idwebtemplate.com
Virgo for Today
Guest From...
Powered by

BLOGGER